welcome to bala-bala blog....

Assalamua'laikum please enjoy the text... ^^ Bismillahirrahmanirrahim, In the name of Allah who is most gracious and most merciful

Rabu, 04 Februari 2015

Office?

 hehehe yang dibelakang serius banget curhatan....

dan kalo dilihat dari angle yang berbeda ini dia...

Senin, 28 April 2014

Sendiri, tapi bersama dengan hangat


Kembali Ku


Bismillah ya Rabb...

kadang disela hariku aku mengeluh, kenapa aku  seperti seorang yang kesepian ditengah meriahnya festival tapi sungguh aku juga tidak mau berlanjut menjadi seekor ayam yang mati kelaparan ditengah lumbung padi... 
seolah tak seorang pun dari milyaran penduduk bumi ini yang bisa dijadikan tempat untuk canvas permasalahanku...
lalu aku tersiksa sendiri diterkam masalah-masalah yang kadang seharusnya ia hadir untuk ditertawakan

ini membuat ku berfikir..... pasti ku telah melewatkan seseorang atau sesuatu? 
sesuatu yang pernah ku ukir di blog ini, di diariku, di catatan-catatan cintaku...
sungguh selama ini aku tanpa sadar telah melupakan hal terpenting dalam hidupku
Dia yang selalu tahu bagaimana pun kondisiku
paham akan kesedihan dan gundah
yang tak pernah lupa akan aku
yang tak perlah lari saat semua orang disekitarku serasa menjauh
dan tak pernah mengabaikan ku saat aku seringnya melupakan adanya Ia
yang selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan ku
yang tak pernah bosan akan keluhanku
ampunkan aku Rabb, ternyata saat tanpa sadar sering aku melupakanMu
saat aku tersadar dari penyakit lupa ini,
biasakan aku menangis dipelukan Mu yang sungguh Penyayang
berlindung bersama kePerkasaanMu yang Maha 
bercerita pada Yang Bijaksana tiada tanding
meminta pada Yang Kaya dan tiada yang menggungguli
bertanya pada Yang maha Tahu
mengunggu belaian sayang hanya dari Engkau yang Maha Lembut
dan sungguh jadikan cintaku hanya padaMu yang pantas dicinta


Minggu, 14 April 2013

untuk keluarga Q


ada kenangan disini
ada harapan juga
ada perasaan yang tak terucap namun terlukis...
gumpalan dari
sebuah kecemburuan yang muncul setelah harapan yang dibangun mengabut
suatu bentuk kekecewaan setelah kenyataan begitu mendadak berubah
tak bisa ditepis dari hati
tak bisa terlupakan dari ingatan

namun diri masih ingin menaruh asa
berdoa pada yang Kuasa

Ya Rabb, hamba tak berharap agar "ia" kembali
cukuplah kembalikan saudara hamba ke gemilangan akhlak dan pikirannya
kembalikan saudara hamba kepada harap dan takut hanya kepada-Mu
kembalikan saudara hamba ke kehangatan seperti ia di masa lalunya
izinkan kami bersama terangkul dalam hidayah-Mu
hidup untuk-Mu dan Ridho-Mu dalam ridho orangtua kami
dan akhirnya berkumpul di jannah-Mu