welcome to bala-bala blog....

Assalamua'laikum please enjoy the text... ^^ Bismillahirrahmanirrahim, In the name of Allah who is most gracious and most merciful

Kamis, 24 Maret 2011

Dari nostalgia kenangan lama…

Dari nostalgia kenangan lama…

Jauh dari sanak family menjadikan kegiatan membuka file-file foto sebagai salah satu hobiku, mengamati foto-foto ibuku yang selalu tersenyum dengan menampakkan deretan giginya yang rapi sehingga terlihat sangat manis sekali, foto ayahku yang juga suka unjuk gigi, walau pun nggak semanis ibu tapi tampak gagah dengan postur tubuhnya yang gemuk dan tinggi, 180 cm an lah, ya wajar saja jika aku berpose dengan kakakku aku akan terlihat lebih pendek, ia menuruni tingginya ayahku tapi belum gemuk, he….. mungkin gemuknya menyusul. Lalu ada lagi foto adikku yang nggak senarsis aku, ia lebih suka senyum simple dengan gayanya yang cuek namun kadang aku pikir dengan tubuhnya yang lebih berisi diantara kami bersaudara ia tampak keren juga, cool….. men. Dan lainnya aku juga sering bernostalgia melihat-lihat foto-foto kegiatan yang pernah aku ikuti dulu bersama teman-teman, ya…. sekalian melepas rindu kepada mereka yang jauh di kampung halaman.
Bernostagia dengan melihat-lihat foto keluarga membuahkan perenungan nyeleneh di otakku…, ntah kebetulan juga karena aku sering tak disengaja melihat acara-acara gosip saat sarapan pagi atau akunya yang lagi GJ. Saat itu aku teringat akan seorang aktris yang sudah berumur dan punya beberapa orang anak, masih sempat-sempatnya bercerai lalu kawin lagi, dengan suami orang pula. Lalu si laki-lakinya juga mau, tapi mungkin karena cantik atau apalah…. Yang mereka sebut dengan cinta. Jadi terpikir apa mereka tidak punya peresaan sama sekali ya? Bagaimana perasaan pasangan atau anak-anak mereka yang mereka tinggalkan, apa nggak bakalan sedih atau malah depresi karena perceraian dan pernikahan orang tuanya lagi saat keduanya masih sama-sama hidup.
Aku merasa mungkin kalo wanita yang begitu karena ia punya perasaan ingin dilindungi yang lebih oleh orang lain,maklum wanita dianugrahi kemampuan mengunakan rasa yang cukup besar, tapi kalo laki-laki? Udah punya istri lagi? Entahlah, nyelenehnya aku hingga hampir-hampir aku berkesimpulan karena laki-laki dianugrahi 99% kemampuan menggunakan logika dan sisanya untuk perasaan, mungkin saja yang sisa itu kadang sudah tidak terbentuk lagi… hilang. Banyak kasus disekitarku, saudaraku, teman-temanku dan orang-orang yang aku pandang terhormat malah seolah tanpa bersalah mempraktekkan teori bertengkar-berpisah-kawin lagi, guyonan-guyonan ingin berselingkuh dengan wanita selain istrinya, walau guyonan, kadang sangat terasa menyakitkan.
Mungkin benar ada ungkapan, jika ingin tahu rasanya panas maka rasakanlah api, tapi jika hanya ingin tahu dan merasakan kenikmatan sebaiknya lihatlah dulu perasaan orang-orang sekitar, banyak diantara kasus-kasus keluarga yang tidak harmonis karena ayahnya menikah lagi menyisakan pukulan psikologis bagi pasangannya dan yang lebih tersiksa adalah anak-anaknya, banyak anak pintar DO dari sekolah atau universitas karena masalah orangtua, banyak mereka yang lari menjauhi masalah dengan hal-hal yang sifatnya “happy-happy”. Dan banyak anak-anak yang tak berhenti-henti menangis menyesali kenapa hal tersebut terjadi pada keluarganya dan sering cemburu pada teman-temannya yang bisa membawa orangtuanya lengkap ke acara-acara sekolah mereka. Mungkin kalo pasangan saat berpisah masih bisa disebut mantan (mantan istri/matan suami), tapi saat anak-anak ditinggalkan orang tua, takkan pernah bisa disebut sebagai mantan orang tua, dan pikiran kenapa harus terlahir dari orang tua yang tidak berperasaan itulah yang mungkin membuat anak-anak menjadi depresi.
Bisa jadi keinginan untuk nyeleweng nya mereka ada sesuatu kekhilafan, tapi permintaan maaf pun jika mereka lontarkan tidak akan bisa menghapus goresan hati dari mereka yang hatinya terluka, tersisa sampai mati. kisah nyata nenekku yang tidak mau memaafkan kakekku hingga meninggalnya yang kawin lagi saat mereka sudah punya empat anak, saat si kakek menghampiri nenek diruang tamu, nenek malah lari ke dapur, saat kakek ke dapur nenek ke serambi, saat kakek ikutan keserambi nenek masuk ke ruang tamu… hingga beberapa minggu kemudian kakekku berpisah jasad dan ruhnya, nenek tetap bersikukuh dengan pendiriannya, benar-benar tiada maaf bagimu… hal itu tidaklah mustahil bagi orang lainnya, bukan karena nenekku kurang pemahaman agamanya, atau nenekku egois, tapi masih manusiawi karena goresan luka yang ditinggalkan oleh orang-orang seperti mereka sangat dalam dan entah apa yang bisa dijadikan obatnya. Bukankah suatu beban kesalahan (mungkinkah itu dosa?) yang dibawa mati yang berhubungan dengan manusia termasuk hutang??????? Entahlah, mungkin perlu dicari referensi yang lebih akurat lagi, aku juga orang yang masih miskin akan ilmu, tak bisa mencap orang-orang tak berperasaan dan tak punya hati, tapi yang aku ingatkan pada semua pembaca jika mengalami semua itu, dimana pun posisinya berfikirlah lebih jauh, tidak hanya kesenangan semata, mungkinkah diantara manusia yang akan terlukai hatinya dengan amat sangat dalam dan perih saat berbuat demikian.
Waduh….. dari tadinya berbicara foto-foto kenangan e…. malah jadi nyeritain orang, he…..3x
Ya walau pun jadi ngalor-gidul mirip gosip ibu-ibu arisan semoga bisa diambil manfaatnya dan yang penting! kejelekannya dibuang jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh-jauh. Karena dibalik tagguhnya seorang manusia mungkin ribuan pukulan tak akan melemahkan mereka tapi kadang saat hati (perasaan) mereka yang terluka rasa sakit itu benar-benar tidak bisa ditahan dan dihilangkan begitu saja apalagi hanya dengan sekedar permintaan maaf. Mungkin orang sering bilang Allah saja maha pemaaf, masa kita yang hanya makhluk tidak mau memaafkan? Mungkin dari mulut kata maaf itu bisa disampaikan tapi dihati akan sulit sekali memaklumi, so sahabat saat kita sebagai manusia kadang sulit untuk memaafkan berfikirlah sebelum bertindak jangan sampai suatu saat kelak kita harus meminta maaf.

pesan sponsor: uneg-uneg ini terkhusus untuk mengingatkan diriku sendiri dan orang-orang yang aku cintai, love u so much family….
do the best we can do and never ending to pray just to our Lord, Allah Al-Karim!

Minggu, 13 Februari 2011

Sepenggal cerita Rasa

Sepenggal Cerita Rasa

Dulu ia terlihat begitu kokoh
Diluarnya tampak seperti karang di tepian samudra
Mempesona,
Seolah takkan seekor ikan besar pun yang bisa menghancurkannya
Namum hempasan lembut ombak lah yang mengikisnya
Dan kemudian ia bercerita
Dulu,
ia pernah duduk di pinggir perapian
Menikmati cahaya ditengah gulita malam
merasakan hangat, saat ia kedinginan
hidup berasa dalam sejuta keindahan
namun,
entah mengapa api itu membesar dengan tiba-tiba
membakar bongkahan kecil dalam ruhnya
memorak porandakan semua karyanya
meninggalkan legam, selegam-legamnya rasa
dan ia benar-benar terluka
menyisakan luka dalam teriakan-teriakan yang membahana
hingga ke setiap sudut-sudut jiwa
dan sekali lagi ia benar-benar terluka
lalu dibangunnyalah sebuah bendungan rasa di jiwanya
dan,
kini di suatu tempat
Jauh di lubuk hati
Bendungan rasa itu robohlah sudah
Bersisa tetesan mutiara bening di pelupuk mata
Penyibak semua keangkuhan nan fana
Ia benar-benar tinggal kepingan
Lalu,
ia dengar suara jiwanya berteriak
Lucukah tiada maaf lagi
saat anak merindukan bapaknya
Rindu kembali tertawa seperti dulu
Bercanda dalam hangatnya
Bersama dalam cahaya keluarga
Walau,
Entah seperti apa ia kini, sudahkan kembali menjadi sepercik penghangat
atau kah…
Entah lah ia tak tahu lagi
Tak tahu seperti apa rupanya dan dimana wajah
tak tahu dimana rimba cintanya
Tak tahu dimana dimana lagi sisa-sisa kasihnya

Namun ia mencoba tersenyum
Walau tipis
Rindu ciptakan maaf

Kerinduan yang tak bisa terungkap dari lisannya
Hanya kata-kata dalam tulisan

Miss u dad!

Selasa, 08 Februari 2011

spesial buat si coy...



saat waktu terus berjalan
detik jam terus berputar
ingatlah
ada usia yang terus menyusut
ibarat jam pasir yang pasirnya terus berkurang
namun usia tak bisa berbalik lagi

saudariku,
dunia kita adalah untuk akhirat kita
tak ada seorang pun diantara kita yang bisa saling menolong di alam sana
maka saat kita masih di dunia mari saling mengingatkan
agar jangan satu pun diantara kita yang terlena
karena dunia ini amatlah fana

love you,

smart sister ^^

Jumat, 28 Januari 2011

kadang refleksi itu berupa ERROR

"kisah nyam2.."

mungkin rasa sepi dan juga rasa kangen terhadap orang-orang yang dicintainya, atau mungkin level errornya sudah memuncak.... entahlah yang jelas ada diantara faktor-faktor tersebut yang membuat kreatifitas anak itu muncul ladi dengan ide baru, ter up date atau 1 lagi mungkin karena kelebihan pulsa gratis dan bingung mau di pake buat apa lagi, maka berinisiatiflah ia mengabari teman-temannya dengan suatu pesan singkat, begini kira-kira isi pesan itu:

^^ nyam.
nyam.
nyam2..
nyam...3x
nyam...5x
nyam....100x
nyam.......~ (baca tak hingga)

lantas ingin tahu lah ia bagaimana teman2nya mendefenisikan pesan singkat itu...
begini diantaranya:

1. rang kini sadang makan lo nyo
nyam....100x,
mungkin artinya yang membalas sms ini sedang makan dengan penuh rasa nikmat...

2. is...3x apo lo maksud e tu? makan surang-surang se...,
artinya sekitar minta dong klu lagi makan enak...

3. nggak ngaruh...
nggak ngaruh...3x
awak tadi lah makan tadi malam nyoh... wek...wek...wek...,
ais... yang ini kasihan sekali kabita tampaknya, hua..... he...^^

4. ada tidak membalas sama sekali, dan ini yang paling banyak, entah apa yang dipikiran mereka, mungkin yang menerima pesan merasa heran, apa yang sdang terjadi dengan pengirimmnya, salah, salah kirim atau salah kasih obat....???? entahlah...
lantas sebenarnya maksud si anak ini?

lalu bercerita lah ia...
suatu siang sewaktu jam makan siang siang, ia tengah menikmati santap siang, ada lauk kirimam emak dari kampung halaman nikmat ditambah kerupuk (katanya yang ini spesial), duhai makannya benar2 enak, tapi sayang perkaranya bukan disana tapi.... selepas itu,
selepas ia makan ia berencana hendak mandi, tapi karena teringat pesan ninik mamaknya eh maksudnya orang tua-tua dulu tidak baik mandi setelah makan, maka menurutlah ia, dari pada kena getahnya, kan nantinya ia jadi susah, mau dibersihin pake apa...
kembali lagi ke cerita, lalu duduklah ia di ruang kamar kosannya yang kecil dan sempit sambil menikmati angin nan bertiup, lembut...lembut dan lembut..., hingga karena sangat lembutnya tertidur la ia, tidur tanpa ingat apa-apa, tidak ingat kalo sebentar lagi harus jum'atan, tidak ingat mak bapaknya di kampung halaman dan tidak ingat segala-galanya.... (namanya juga tidur) dan satu hal lagi yang tidak ingat adalah meletakkan sisa lauknya tadi di tempat yang aman, maka kemudian datanglah seekor semut, lalu ia mencicipi lautnya, nyam.
kemudian yang seekor tadi promosi kepada temannya seraya meminta untuk mencicipi, maka semut yang satu ini juga mencicipi, nyam.
karena sepakat lauk tersebut enak, maka makan lah mereka berdua, nyam2..
sekonyong-konyong enaknya bunyi kudapan mereka maka berdatangan pula lah teman-temannya yang lain...
datang 3 lagi, nyam...3x
bertambah lagi, nyam...5x
sekampung semut datang, nyam....100x ,
lalu bekampung-kampung semut datang....Nyam....~.
hingga tak ada lagi sedikit pun lauk bersisa.
seusai pesta besar bersama warga berkampung-kampung semut maka bubarlah mereka dengan damai, sedamai tidurnya si anak tadi......
ssttttt...... bentar dia ada ralat, ia tidur memang dalam damai
tapi bangunnya dengan pikiran ramai...................
sangat ramainya, maka hanya pesan-pesan pendek tadi yang bisa terhambur dari pikirannya.....
dan ia bertanya adakah orang yag turut berduka cita dengan nya????????
ternyata......

(di pesan singkat jawabnya)

nah kita sebagai orang-orang yang berada diluar skenario error orang-orang tersebut sebaik kita turut mengambil hikmah, sebenarnya Allah menciptakan setiap segala sesuatu itu ada maksud,tujuan dan penjelasannya meskipun hal error sekalipun,
kalo mungkin kita bisa berbagi saya melihatnya terdapat ajaran dimana jika kita lagi punya masalah tak ada salahnya berbagi dengan orang lain ya... walau ntar tanggapannya sangat berbeda-beda tapi saya yakin toh akan menghibur juga walau ada sedikit kesedihan yang mungkin kadang tak bisa kita hindari.
mungkin juga dari semua itu akan membuat kita lebih bijak dalam menyikapi segala sesuatu tanpa terburu-buru dan tanpa berburuk sangka terlebih dahulu. ^^.*

*cerita ini hanya fiktif semata walau sebagian dicuplik dari kisah nyata.


note:
buat sadonyo yang menerima sms, itu merupakan wujud rasa kangen, rindu dan taragak dan ingin kembali bersama... terimakasih untuk teman2 yang sudah membalasnya dengan berbagai macam apresiasi, semua balasan itu sangatlah berharga dan menghibur, melepaskan kerinduan akan kampung halaman dan keinginan untuk berusil-usil ria seperti saat kita masih muda dulu.... mis u....